persimpangan
Pernah merasakan hidup anda seperti di persimpangan? Tak tau mau kemana? Hanya bisa berpasrah diri saja.
Aku sering. Sungguh rasanya sangat sering.
Pertama ketika lulus SMA. Dan berakhir di sekolah kedokteran
Kedua ketika menikah. Memilih.
Ketiga ini. Kali ini. Ku dihadapi dengan seleksi alam yang menjadikan itu batu loncatan. Setelah merasa sangat bodoh untuk menjadi dokter. Kini ku bangkit. Tak ada yang lain bisa kulakukan selain menjadi dokter. Ku mencoba berbisnis tapi gagal. Skrg ku memilih menjadi spesialis. Bismillaahh semoga. Allah mengabulkan permintaan ini. Ditengah menunggu pengumuman adm ini. Ku di panggil bekerja. Di RS kembali. Seperti kesempatan. Semoga saja ini tetap berujung baik.
Ku tak ingin silaturahmi rusak. Ku hanya ingin lillahitala krn Allah....
Semoga ku selalu bruntun. Amiin.

Comments
Post a Comment